Sabtu, 31 Mei 2008

Bener-bener gak ada kerjaan ya, nyoba buat Ice cream,padahal tinggal melangkah ke depan sudah langsung bisa beli es krimnya, tapi tetep penasaran,akhirnya dapat 3 rasa coklat,vanila & rasa durian...yang durian bener2 mantaffff....tapi mungkin satu kali ini aja bikinnya..cape booo mesti 4x bolak balik ke freezer hehhehe...mungkin klo ada ice cream maker akan lebih mudah...
rasanya Enakkkk...
maaf bangettt aku gak tau resep siapa ini,taunya dapat dari milis NCC....
Bahan :
500 ml susu cair
500 ml krim kental(whip cream)
6 kuning telur
200 gr gula pasir
1/2 sdt garam
isi :
200 gr strawberry potong2(me..durian) + gula/madu secukupnya blender sampai halus
200 gr dark cooking coklat(DCC), potong2
Cara membuatnya :
1. Campurkan kuning telur dan 250ml susu,kocok dengan whisk,sisihkan
2. Panaskan krim, sisa susu dan gula sampai mencapai titik didih awal, matikan api
3. Masukan campuran telur kedalam adonan, tambahkan garam, aduk rata
4. Panaskan kembali adonansambil diaduk terus hingga cukup kental dan adonan melapisi bagian belakang sendok kayu(celupkan sendok kayu dan angkat,bila adonan melapisi bagian belakang sendok kayu,matikan api)
5. Aduk terus sampai uap hilang
6. Bagi adonan menjadi 2 (me..bagi 3)
* Untuk Strawberry(me..durian)
- Dinginkan adonan baru masukan strawberry yang sudah diblender
- Masukan kedalam freezer lk 2-3jam atau sampai bagian tepinya mengeras
- keluarkan dari freezer dan ulangi proses pengocokannya sampai 2-3x aau sesuai kehalusan yang diinginkan
- Setelah pengocokan terakhir masukan ke freezer min 4jam
* Untuk Coklat
- Masukan potongan DCC kebagian adonan es krim yang masih hangat sampai coklatnya leleh..aduk rata
- lakukan seperti no 2,3,4 # Strawberry
Note:
1. Klo dibikin satu lagi rasa vanila bisa menjadi neapolitan ice cream
2. Klo mau ditambah choco chip, kismis, biskuit/isian buah2an bisa ditambahkan pada pengocokan terakhir
3. Komposisi susu & Whip cream bisa diubah menurut selera/stok yang ada
4. Hasilnya lk 2lt
Posted by Fitta Arsista at 6:29 AM

Kamis, 22 Mei 2008

kehalalan permen

Kehalalan Permen



Wednesday, 12 July 2006
"Apakah permen merek XXX halal?" begitu bunyi surat yang masuk ke kantong Dialog Jumat Republika. Ia menyebut sebuah merek permen susu asal negeri Cina ia menduga begitu, karena bungkusnya hanya dipenuhi huruf-huruf kanji. Meski ragu, ia sesekali terpaksa membeli juga, karena anaknya penggemar berat permen itu.
Bagi anak-anak, bahkan juga orang dewasa, permen mempunyai daya tarik yang sungguh mempesona. Lebih asyik lagi, jika berada di supermarket besar yang biasanya mengumpulkan aneka jenis permen dalam satu rak. Dan, tak banyak yang bersusah-susah menelisik kehalalan permen seperti yang dilakukan pembaca republika di atas.
Bila menilik bahan utama pembuatan permen, memang wajar jika keraguan akan kehalalannya muncul. pembuatan permen. Apalagi bila melihat dalam daftar bahan-bahan (ingredients), maka yang tercantum adalah nama-nama ilmiahnya. Banyak pintu masuk produk tidak halal dalam pembuatan permen. Misalnya penggunaan gelatin sebagai salah satu bahan utama permen kenyal. Dalam kandungan isinya, tidak dicantumkan apakan gelatin yang dimaksud itu gelatin sapi atau babi? Kalaupun gelatin sapi yang digunakan, apakah kehalalannya juga terjamin (sapi tersebut disembelih secara islami)?
Produk lain misalnya lesitin. Ada banyak jalan dalam membuat lesitin, walaupun secara komersial lesitin hanya berasal dari kacang kedele. Lesitin yang biasanya diperoleh dengan cara ekstraksi kemudian bisa diperlakukan lebih lanjut dimana sebagian ada yang diproses dengan menggunakan enzim fosforilase A yang berasal dari hewan (statusnya syubhat karena tidak jelas hewannya apa dan cara penyembelihannya bagaimana). Hal ini dilakukan agar diperoleh lesitin dengan sifat-sifat pengemulsi yang diinginkan.
Sebagian lagi ada yang difraksinasi lebih lanjut dengan menggunakan etanol (alkohol) sehingga perlu diketahui berapa sisa alkohol dalam lesitin untuk memastikan statusnya. Dengan informasi ini bisa dipahami jika kita tidak bisa memastikan kehalalan lesitin yang ada dalam suatu produk pangan, demikian pula kepastian kehalalan dari banyak ingredien pangan lainnya. Oleh karena itu kita harus menghindari produk pangan (hasil produsen industri besar) yang tidak ada label halalnya karena secara umum produk pangan itu menjadi syubhat.
Satu lagi, produk permen yang memiliki nomor MD (nomor pendaftaran pada Badan POM) tetapi tidak ada label halalnya artinya kehalalanya tidak ada yang menjamin (dalam hal ini MUI). Oleh karena itu produk yang seperti ini harus dihindari karena permen termasuk yang cukup rawan kehalalannya. Titik kritis kehalalan permen sudah pernah dibicarakan pada rubrik konsultasi ini, silahkan membuka arsip pertanyaan mengenai permen.
( tri/berbagai sumber )
Sumber: Republika 4 Februari 2005

seribu manfaat air

Meski bergaul, terlibat amat erat setiap hari, tak urung banyak juga rahasia keunggulan air yang terlewatkan. Ternyata sobat lama kita ini amat banyak khasiatnya. Ternyata pula, ketergantungan kita terhadap air tak sebatas pengusir rasa haus belaka.
Mandi dua kali sehari dan cuci rambut paling telat tiga hari sekali sangat dianjurkan pakar kesehatan dan kebugaran. Alasannya, sentuhan air bersih dengan tubuh membuat badan terasa segar dan bugar kembali. Untuk menjaga kecantikan pun, kebersihan tubuh harus benar-benar diperhatikan; ditambah lagi minum air putih 8 - 10 gelas sehari. Bahkan air juga banyak dimanfaatkan oleh para pemeluk agama dan aliran kepercayaan, misalnya untuk air wudhu, air baptis, sarana mengusir roh jahat, dll.
Sejak ratusan tahun sebelum Masehi bangsa Rowawi sudah mengenal khasiat mandi, entah mandi susu atau berendam di kolam air bersih yang dilengkapi pancuran dan wewangian. Tujuannya agar tubuh bersih, sehat, dan wangi.
Spa yang kita kenal sekarang tak cuma dihubungkan dengan air, melainkan juga dengan perawatan kecantikan, kesehatan jiwa-badan, serta kebugaran, yang menyertakan bahan-bahan atau cara alami seperti perawatan wajah dan tubuh dengan aromaterapi, mandi rempah, body scrub, body wrap, pengaturan gizi, yoga, meditasi. Namun konsep Spa itu sendiri asal-muasalnya hanya berkaitan dengan air. Istilah "spa" diambil dari bahasa Yunani sante par aqua, artinya kesehatan melalui terapi air.
Di Eropa budaya spa sudah berkembang pada abad XVII. Pada masa itu sudah banyak orang berlibur untuk mencari sumber air mineral guna menanggulangi gangguan kesehatan. Tak usah jauh-jauh, di daerah Kesultanan Yogyakarta juga masih terlihat peninggalan permandian Taman Sari tempat para putri Keraton mandi untuk membersihkan diri agar terlihat lebih cantik.Air untuk kesuburan
Menurut para peneliti sebuah lembaga riset trombosis di London, Inggris, jika orang selalu mandi dengan air dingin, peredaran darahnya akan membaik sehingga tubuh terasa lebih bugar. Ditambahkan lagi bahwa mandi dengan air dingin akan meningkatkan produksi sel darah putih dalam tubuh serta meningkatkan kemampuan seseorang terhadap serangan virus. Bahkan, mandi dengan air dingin di waktu pagi dapat meningkatkan produksi hormon testosteron pada pria serta hormon estrogen pada wanita. Dengan demikian kesuburan serta kegairahan seksual pun akan meningkat. Selain itu jaringan kulit membaik, kuku lebih sehat dan kuat, tak mudah retak.
Air juga diyakini dapat ikut menyembuhkan penyakit jantung, rematik, kerusakan kulit, penyakit saluran napas, usus, penyakit kewanitaan, dll.
Kini malah pelbagai macam pengobatan alternatif ditawarkan dengan cara kungkum (berendam) di dalam air mengandung magnet, kadar garam tinggi, belerang atau zat kimia lain yang bisa meningkatkan kesehatan.
Katakanlah Ciater, sekitar 32 km utara Bandung, sudah lama dikenal masyarakat sebagai daerah wisata sejuk dengan daya tarik tambahan, air panas alami. Mereka meyakini, air panas alami di sana dapat membantu mengobati penyakit. Memang, berdasarkan penelitian, air panas Ciater mengandung bahan mineral aluminium cukup tinggi. Menurut klasifikasi balneologi (ilmu yang mempelajari khasiat terapi mandi), air panas Ciater termasuk dalam kategori calcium magnesium chloride sulfate thermomineral hypertherma dengan kandungan aluminium tinggi(38,5%) serta pH sangat asam (2,45).
Selain untuk pengobatan kulit, air Ciater efektif untuk pengobatan kelumpuhan, misalnya karena stroke. Pasalnya, bisa membantu memperkuat kembali otot-otot dan ligamen serta memperlancar sistem peredaran darah dan sistem pernapasan. Efek hidrostatik dan hidrodinamik air Ciater membantu menopang berat badan saat latihan berjalan. Sedangkan efek panas menyebabkan pelebaran pembuluh darah, meningkatkan sirkulasi darah dan oksigenisasi jaringan, sehingga mencegah kekakuan otot, menghilangkan rasa nyeri serta menenangkan pikiran.
Kandungan ion-ion terutama khlor, magnesium, hidrogen karbonat dan sulfat dalam air Ciater, membantu pelebaran pembuluh darah sehingga meningkatkan sirkulasi darah. Selain itu pH airnya mampu mensterilkan kulit. Maklum saja, karena lingkungan yang sangat asam kuman-kuman akan mati.
Di Laut Mati, yang kadar garamnya paling tinggi sedunia, wisatawan pun dianjurkan berendam untuk menyembuhkan pelbagai macam penyakit. Entah sampai di mana khasiatnya belum diteliti dengan jelas.
Cipratan air mancur pada tubuh pun akan terasa seperti pijatan, sehingga tubuh akan merasa lebih relaks. Para pakar pengobatan alternatif bahkan menyatakan, bersentuhan dengan air mancur, berjalan-jalan di sekitar air terjun, atau sungai dan taman dengan banyak pancuran, akan memperoleh khasiat ion-ion negatif. Ion-ion negatif yang timbul karena butiran-butiran air yang berbenturan itu bisa meredakan rasa sakit, menetralkan racun, memerangi penyakit, serta membantu menyerap dan memanfaatkan oksigen. Ion negatif dalam aliran darah akan mempercepat pengiriman paket oksigen ke dalam sel dan jaringan. Mandi menggunakan shower di rumah pun mempunyai efek menghasilkan ion negatif.
Di negara maju terapi air juga sudah banyak dilakukan. Dua pakar asal Jerman, Vincenz Priesnitz dan Pastor Sebastian Kneipp, memanfaatkan air hangat dan dingin. Semula pasien dimasukkan ke dalam bak air hangat agar berkeringat, kemudian dipindah ke bak air dingin, lalu diminta pula untuk berjalan-jalan sebentar agar berkeringat lagi. Terakhir, pasien mandi lagi dengan air dingin. Pertukaran suhu dari panas ke dingin inilah yang menjadi kunci rahasia pengobatan ini. Manfaatnya untuk menstabilkan kerja jantung dan peredaran darah.
Cara serupa sebenarnya juga sudah banyak dianjurkan oleh ahli pengobatan alternatif di Indonesia. Caranya, mandi atau menyiram tubuh dengan air hangat, kemudian berendam sebentar dalam air dingin (bersuhu 18oC). Bahkan konon terapi ini bisa meningkatkan kesuburan pria maupun wanita.
Ketegangan otot pun bisa dijinakkan dengan mandi air hangat bersuhu sekitar 37oC. Selagi kaki terasa pegal kita sering dianjurkan untuk merendam kaki dengan air hangat dicampur sedikit garam, maka pegal pun sirna.
Ada lagi terapi unik, gabungan antara terapi air dan bunyi. Liquid sound, dipraktikkan di Klinik Bad Sulza, Rhuringen, Jerman. Caranya, dengan kedua tangan disilangkan di belakang, tubuh pasien diapungkan di permukaan air kolam dalam posisi telentang. Tubuhnya bisa terapung seperti di Laut Mati karena air kolam tersebut mengandung garam 3%.
Dalam posisi seperti itu telinga pasien yang terendam di dalam air bisa mendengar dengan jelas alunan musik yang mengalun lewat beberapa pengeras suara, yang dipasang di dasar kolam. Jenis musiknya atas pilihan pasien, kebanyakan yang lembut sehingga bisa menenangkan. Konon sehabis berendam, badan terasa enteng dan segar. Pikiran pun bertambah terang.Banyak minum, tubuh bugar
Khasiat air tak berhenti pada soal mandi atau berendam saja. Tidak kalah penting khasiat air putih bila diminum. Selain makanan, air sangat diperlukan oleh tubuh kita. Seseorang yang kekurangan makan masih dapat bertahan sampai beberapa hari, tapi kekurangan air bisa berakibat fatal, karena air merupakan bagian terbesar dari komposisi tubuh manusia.
Dalam tubuh seorang pria dengan berat rata-rata 70 kg, menurut Dr. Elvina Karyadi, MSc, ahli gizi, kandungan air di dalam tubuhnya kira-kira 45 l. (Pada wanita, kandungan airnya sedikit lebih rendah sebab komposisi lemak tubuhnya lebih besar.) Dari total kandungan air 45 l di atas, sekitar 30 l terdapat dalam sel tubuh kita (intraseluler) sedangkan 15 l berada di luar sel (ektraseluler). Yang termasuk air di luar sel adalah air dalam cairan otak, cairan mata dan hidung, termasuk juga cairan pada saluran pencernaan.
Menurut sumber lain, kandungan air dalam otak 83%, ginjal 82%, jantung 79%, paru-paru 80%, tulang 22%, dan darah 90%. Bila kandungan air dalam masing-masing organ tersebut tetap dipertahankan sesuai kebutuhan, maka organ tersebut akan tetap sehat. Sebaliknya bila menurun, fungsinya juga akan menurun dan lebih mudah terganggu oleh bakteri, virus, dll. Maka bisa dibayangkan betapa besar peran air dalam tubuh kita.
Untunglah tubuh manusia mempunyai mekanisme dalam mempertahankan keseimbangan asupan air yang masuk dan yang dikeluarkan. Rasa haus pada setiap orang merupakan mekanisme normal dalam mempertahankan asupan air dalam tubuh. Air yang dibutuhkan tubuh kira-kira 2 - 2,5 l (8 - 10 gelas) per hari. Jumlah kebutuhan air ini sudah termasuk asupan air dari makanan (seperti dari kuah sup, soto, dll), minuman seperti susu, teh, kopi, sirup dll. Selain itu, asupan air juga diperoleh dari hasil metabolisme makanan yang dikonsumsi dan metabolisme jaringan di dalam tubuh.
Betapa penting asupan air setiap hari, juga bisa dilihat dari banyaknya air yang pasti dikeluarkan dari tubuh setiap hari melalui beberapa mekanisme. Ada yang melalui air seni, tinja, keringat, dan juga melalui saluran pernapasan.
Jumlah air yang dikeluarkan tubuh melalui air seni sekitar 1 l/hari. Kalau jumlah tinja yang dikeluarkan pada orang sehat sekitar 50 - 400 g/hari, kandungan airnya sekitar 60 - 90% bobot tinja atau sekitar 50 - 60 ml air sehari.
Sedangkan, air yang terbuang melalui keringat dan saluran napas dalam sehari maksimum 1 l, tergantung suhu udara sekitar. Belum lagi faktor pengeluaran air melalui pernapasan. Seseorang yang mengalami demam, kandungan air dalam napasnya akan meningkat. Sebaliknya, jumlah air yang dihirup melalui napas berkurang akibat rendahnya kelembapan udara sekitarnya.
Tubuh kita akan menurun kondisinya bila kadar air menurun dan pengisian kurang cepat dilaksanakan. Jelas, karena ada hubungan yang sangat erat antara kualitas dan kandungan air dalam tubuh dengan respons tubuh kita.
Dr. James M. Rippe, kardiolog dari AS menyarankan untuk minum paling sedikit 1 l lebih banyak dari apa yang dibutuhkan rasa haus kita. Pasalnya, kehilangan 4% cairan saja akan mengakibatkan penurunan kinerja kita sebanyak 22%! Bisa dimengerti bila kehilangan 7%, kita akan mulai merasa lemah dan lesu.
Semakin banyak kita melakukan aktivitas, air akan lebih banyak terkuras dari tubuh. Apalagi orang yang tinggal di negara tropis di mana energi yang dikeluarkan lebih banyak. Sebab itu, para pakar kesehatan mengingatkan agar jangan hanya minum bila terasa haus. Kebiasaan banyak minum, apakah sedang haus atau tidak, merupakan kebiasaan sehat!
Itu artinya, bekerja di ruang ber-AC pun menuntut kita untuk minum lebih banyak, sekalipun tidak merasa haus. Sebab, di ruangan ber-AC kita akan lebih cepat mengalami dehidrasi. Bahwa banyak minum akan membantu kulit tidak cepat kering penting diperhatikan tak hanya oleh mereka yang sehari-hari bekerja di ruang ber-AC, namun juga oleh mereka yang bekerja dalam ruangan yang suhunya tidak tetap. Suhu naik turun menyebabkan kelembapan ruangan juga tidak menentu. Dengan minum air akan membantu menetralisasikan pengaruh perubahan tersebut.
Air putih juga bersifat "menghanyutkan" kotoran-kotoran dalam tubuh yang akan lebih cepat keluar lewat urine. Bagi yang ingin menguruskan badan pun, minum air hangat sebelum makan (sehingga merasa agak kenyang) merupakan satu cara untuk mengurangi jumlah makanan yang masuk. Apalagi air tidak mengandung kalori, gula, ataupun lemak. Namun yang terbaik adalah minum air putih pada suhu sedang; tidak terlalu panas, dan tidak terlalu dingin.
Menyadari betapa air amat menunjang kebugaran, kesehatan dan kecantikan tubuh, tak ada salahnya kita memelihara persahabatan dengan sobat lama kita ini. Selama kita masih dapat menikmati khasiatnya, mari manfaatkan sebaik-baiknya. (Nanny Selamihardja)
Sumber: Intisari Februari 2001

prongeria dan kanker payudara

document.title += " : Progeria dan Kanker Payudara";

Progeria dan Kanker PayudaraSelasa, 01 Februari 05 - oleh : admin
Assalamualaikum, Dokter, ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan: 1.Apa penyebab penuaan dini (progeria)? Bagaimana dampaknya kepada si penderita? 2.Bagaimana ciri-ciri terkena kanker payudara? Apa penyebabnya? Pada usia berapa wanita rentan terkena? Bagaimana cara mengobatinya? Terima kasih sebelumnya, atas penjelasannya! Devita, Lombok Barat JAWAB : Devita yang dirahmati Allah swt, 1. Progeria penyakit yang ditandai proses penuaan dini sebelum waktunya. Dikenal 2 jenis progeria: (1) Progeria masa kanak-kanak (sindroma Hutchinson-Gliford) yang terjadi pada tahun pertama-kedua kehidupan dan (2) Progeria masa dewasa (sindroma Werner). Penyakit ini jarang ditemukan, sekitar 1-4 orang di antara 4.000.000 orang di seluruh dunia. Disebabkan kelainan protein (Lamin A) di sekitar inti sel. Penderita progeria, baik anak maupun dewasa, memiliki penampilan seperti orang tua berumur 70 tahun/ lebih. Pada anak-anak, ditandai kegagalan pertumbuhan pada tahun pertama kehidupan. Terlihat ketidakseimbangan ukuran tubuh yang kecil/ kurus. Kulit tampak keriput, pertumbuhan gigi terlambat/ tidak ada, kemampuan bergerak sangat terbatas, dll. Penderita biasanya hanya sanggup bertahan hidup sampai awal usia remaja. Seringkali mengalami aterosklerosis (kelainan/ penyumbatan pembuluh darah) progresif seperti penderita lanjut usia, yang mengakibatkan stroke/serangan jantung, dan berujung kematian. Sampai saat ini belum ditemukan pengobatan dan pencegahan yang tepat. 2. Kanker payudara merupakan tumor ganas kedua yang paling banyak menyerang wanita, setelah kanker leher rahim. Kanker ini biasanya menyerang wanita muda/ dewasa. Penderita termuda dilaporkan berusia 20-29 tahun, penderita terbanyak berusia 40-49 tahun dan yang tertua berumur 80-89 tahun. Penyebabnya belum diketahui, tetapi salah satunya diduga berhubungan dengan faktor genetik/ keturunan. Faktor-faktor risiko tinggi kanker payudara antara lain: Wanita berumur di atas 40 tahun yang tidak mempunyai anak, wanita yang mempunyai anak pertama pada umur 35 tahun, wanita yang tidak kawin, menarche lebih dini (di bawah 14 tahun), menopause yang lambat, riwayat trauma pada payudara, wanita usia di atas 25 tahun yang keluarganya (ibu, saudara perempuan ibu, saudara perempuan satu ibu) pernah menderita kanker payudara, tidak menyusui, mengalami trauma berulang kali pada payudara, mendapat haid pertama pada usia yang sangat muda, cenderung kelebihan berat badan, pernah operasi payudara/ alat reproduksinya, pernah mendapat obat hormonal yang lama, dll Jenis kanker payudara berdasarkan kelainan anatomi maupun tingkatan penyakitnya. Setiap jenis kanker menunjukkan ciri/ gejala bervariasi, misalnya: perubahan bentuk/ besar payudara, puting susu yang tertarik ke dalam, adanya bentuk mirip koreng/ eksema yang menahun pada puting susu, bentuk seperti kulit jeruk yang berkeriput pada payudara, keluar cairan tidak normal dari puting susu yang berupa nanah, darah, cairan encer atau keluar air susu pada ibu yang tidak hamil atau tidak sedang menyusui, dll. Pengobatan/ penanganan kanker payudara sangat tergantung jenis/ tingkatannya. Ada berupa operasi (pengangkatan sebagian/ seluruh payudara beserta jaringan di sekitarnya), pemberian obat kanker (kemoterapi), penyinaran (radioterapi), dll. Dokter ahli-lah yang menentukan jenis pengobatan yang akan dilakukan. Semakin dini diketahui, semakin besar kemungkinan dapat ditangani baik bahkan disembuhkan. Sayangnya, 50 % penderita di Indonesia datang dalam kondisi stadium lanjut, sehingga penanganannya menjadi sulit dan angka kematian pun cukup tinggi. Untuk deteksi dini kanker payudara bisa dilakukan beberapa cara: Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) sejak usia 20 tahun, pemeriksaan berkala oleh dokter setiap 2-3 tahun pada usia 20-40 tahun, pemeriksaan berkala oleh dokter 1 x tahun, setelah berusia 35 tahun. Mamografi 1-2 kali pada usia 35 hingga 49 tahun. (Mamografi=pemeriksaan radiodiagnostik khusus dengan mempergunakan teknik foto “soft tissue” pada payudara.). Mamografi setiap tahun setelah berusia 50 tahun. SADARI dianggap cara termurah, aman dan sederhana serta penting, karena hampir 85% benjolan di payudara ditemukan oleh penderita sendiri. SADARI sebaiknya dilakukan sebulan sekali, terutama pada hari ke-5 sampai ke-7 setelah masa haid bermula. 3 langkah melakukan SADARI : Pemeriksaan di depan cermin. Perhatikan kesimetrisan kedua payudara. Lalu angkat kedua lengan melewati kepala, apakah ada perubahan bentuknya, pembengkakan, lekukan, atau perubahan di setiap puting. Pemeriksaan raba pada posisi berdiri. Untuk melakukan pemeriksaan sebelah kanan, angkat lengan kanan ke belakang kepala, lalu gunakan jari-jari tangan kiri untuk melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan raba pada saat berbaring. Berbaring di atas permukaan yang keras. Melakukan pemeriksaan sebelah kanan, letakkan bantal di bawah pundak kanan, lalu letakkan lengan kanan di belakang kepala. Ratakan jari-jari tangan kiri pada payudara kanan, dan tekan secara lembut dengan gerakan memutar searah jarum jam. Mulailah pada bagian paling puncak sebelah kanan (posisi jam 12), kemudian bergerak ke arah jam 10 dan seterusnya, sampai kembali ke posisi jam 12. Setelah itu, pindahkan jari-jari 2 cm mendekati puting. Teruskan gerakan memutar seperti sebelumnya, hingga seluruh bagian, termasuk puting selesai diperiksa. Lakukan hal yang sama, tetapi dengan lengan kiri di bawah kepala sedang tangan kanan meraba payudara kiri. Berikan perhatian khusus pada bagian kiri atas, sebab di situ paling sering ditemukan kanker payudara. Teknik SADARI yang benar harus menggunakan buku jari dari ketiga jari tengah, bukan ujung jari. Jika menemukan adanya benjolan/ perubahan pada payudara yang membuatmu resah, segera konsultasikan ke dokter. Jika pemeriksaan dokter menunjukkan tidak adanya kelainan, tapi kamu masih tetap resah, kamu bisa meminta kunjungan lanjutan. Kamu juga bisa meminta pendapat kedua (second opinion) dari dokter spesialis yang lain.

Sabtu, 10 Mei 2008

cahaya hijau yang gelap...
menatapnya untuk mengharap sesuatu rasanya itu tidak mungkin
terlalu berat dikatakan
tapi apa???semuanya only make me broke
for all imagine....
last years I hope the shine out of my life..
I can't forget it,when I try for forgot...
I can't do anything
dan tentu aja sekarang gw udah ngeliat semuanya di depan mata gw sendiri klo semuanya itu yeah I can't believe for it
tapi itu tadi kejadiaanya ada di belakang gw.....
dasar freak people:( gw benciiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
gw males n' muak banget klo misalnya ngeliat freak people
dasar 3rd hypocrite:<
bahkan lebih parah dari yang gw duga....
gw gak tau musti gimana klo ngeliat dia pas ..... n'tar
yang jelas gw sebel n' benci bgt


I hope this 4 the last
I don't know what but I cant forget it
4 ever

Kamis, 08 Mei 2008

pergaulan ikhwan akhwat??????

Ikhtilatnya Sang Aktivis
Ikhtilat-nya Sang Aktivis
Kenapa terjadi ?!?!Hudzaifah.org -"Dia ikhwan ya? Tapi kok kalau bicara sama akhwat dekat sekali???," tanya seorang akhwat kepada temannya karena ia sering melihat seorang aktivis rohis yang bila berbicara dengan lawan jenis, sangat dekat posisi tubuhnya."Mbak, akhwat yang itu sudah menikah? Kok akrab sekali sama ikhwan itu?," tanya sang mad'u kepada murabbinya karena ia sering melihat dua aktivis rohis itu kemana-mana selalu bersama sehingga terlihat seperti pasangan yang sudah menikah."Duh? ngeri, lihat itu? ikhwan-akhwat berbicaranya sangat dekat??," ujar seorang akhwat kepada juniornya, dengan wajah resah, ketika melihat ikhwan-akhwat di depan masjid yang tak jauh beda seperti orang berpacaran."Si fulan itu ikhwan bukan yah? Kok kelakuannya begitu sama akhwat?," Tanya seorang akhwat penuh keheranan.Demikianlah kejadian yang sering dipertanyakan. Pelanggaran batas-batas pergaulan ikhwan-akhwat masih saja terjadi dan hal itu bisa disebabkan karena:1. Belum mengetahui batas-batas pergaulan ikhwan-akhwat.2. Sudah mengetahui, namun belum memahami.3. Sudah mengetahui namun tidak mau mengamalkan.4. Sudah mengetahui dan memahami, namun tergelincir karena lalai.Dan bisa jadi kejadian itu disebabkan karena kita masih sibuk menghiasi penampilan luar kita dengan jilbab lebar warna warni atau dengan berjanggut dan celana mengatung, namun kita lupa menghiasi akhlak. Kita sibuk berhiaskan simbol-simbol Islam namun lupa substansi Islam. Kita berkutat menghafal materi Islam namun tidak fokus pada tataran pemahaman dan amal.Sesungguhnya panggilan 'ikhwan' dan 'akhwat' adalah panggilan persaudaraan.'Ikhwan' artinya adalah saudara laki-laki, dan 'akhwat' adalah saudara perempuan. Namun di ruang lingkup aktivis rohis, ada dikhotomi bahwa gelar itu ditujukan untuk orang-orang yang berjuang menegakkan agama-Nya, yang islamnya shahih, syamil, lurus fikrahnya dan akhlaknya baik. Atau bisa dikonotasikan dengan jamaah. Maka tidak heran bila terkadang dipertanyakan ke-'ikhwanan'-nya atau ke-'akhwatan'-nya bila belum bisa menjaga batas-batas pergaulan (hijab) ikhwan-akhwat.Aktivis sekuler tak lagi segan !!!Seorang ustadz bercerita bahwa ada aktivis sekuler yang berkata kepadanya, "Ustadz, dulu saya salut pada orang-orang rohis karena bisa menjaga pergaulan ikhwan-akhwat, namun kini mereka sama saja dengan kami. Kami jadi tak segan lagi."Ungkapan aktivis sekuler di atas dapat menohok kita selaku jundi-jundi yang ingin memperjuangkan agama-Nya. Menjaga pergaulan dengan lawan jenis memang bukanlah hal yang mudah karena fitrah laki-laki adalah mencintai wanita dan demikian pula sebaliknya. Hanya dengan keimanan yang kokoh dan mujahadah sajalah yang membuat seseorang dapat istiqomah menjaga batas-batas ini.Pelanggaran batas-batas pergaulan ikhwan-akhwatBerikut ini adalah pelanggaran-pelanggaran yang masih sering terjadi:1. Pulang BerduaUsai rapat acara rohis, karena pulang ke arah yang sama maka akhwat pulang bersama di mobil ikhwan. Berdua saja. Dan musik yang diputar masih lagu dari Peterpan pula ataupun lagu-lagu cinta lainnya.2. Rapat Berhadap-HadapanRapat dengan posisi berhadap-hadapan seperti ini sangatlah 'cair' dan rentan akan timbulnya ikhtilath. Alangkah baiknya - bila belum mampu menggunakan hijab - dibuat jarak yang cukup antara ikhwan dan akhwat.3. Tidak Menundukkan Pandangan (Gadhul Bashar)Bukankah ada pepatah yang mengatakan, "Dari mana datangnya cinta? Dari mata turun ke hati". Maka jangan kita ikuti seruan yang mengatakan, "Ah, tidak perlu gadhul bashar, yang penting kan jaga hati!" Namun, tentu aplikasinya tidak harus dengan cara selalu menunduk ke tanah sampai-sampai menabrak dinding. Mungkin dapat disiasati dengan melihat ujung-ujung jilbab atau mata semu/samping.4. Duduk/ Jalan BerduaanDuduk berdua di taman kampus untuk berdiskusi Islam (mungkin). Namun apapun alasannya, bukankah masyarakat kampus tidak ambil pusing dengan apa yangsedang didiskusikan karena yang terlihat di mata mereka adalah aktivis berduaan, titik. Maka menutup pintu fitnah ini adalah langkah terbaik kita.5. "Men-tek" Untuk Menikah"Bagaimana, ukh? Tapi nikahnya tiga tahun lagi. Habis, ana takut antum diambil orang." Sang ikhwan belum lulus kuliah sehingga 'men-tek' seorang akhwat untuk menikah karena takut kehilangan, padahal tak jelas juga kapan akan menikahnya. Hal ini sangatlah riskan.6. Telfon Tidak UrgenMenelfon dan mengobrol tak tentu arah, yang tak ada nilai urgensinya.7. SMS Tidak UrgenSaling berdialog via SMS mengenai hal-hal yang tak ada kaitannya denganda'wah, sampai-sampai pulsa habis sebelum waktunya.8. Berbicara Mendayu-Dayu"Deuu si akhiii, antum bisa aja deh?.." ucap sang akhwat kepada seorang ikhwan sambil tertawa kecil dan terdengar sedikit manja.9. Bahasa Yang AkrabVia SMS, via kertas, via fax, via email ataupun via YM. Message yang disampaikan begitu akrabnya, "Oke deh Pak fulan, nyang penting rapatnya lancar khaaan. Kalau begitchu.., ngga usah ditunda lagi yah, otre deh ." Meskipun sudah sering beraktivitas bersama, namun ikhwan-akhwat tetaplah bukan sepasang suami isteri yang bisa mengakrabkan diri dengan bebasnya.Walau ini hanya bahasa tulisan, namun dapat membekas di hati si penerima ataupun si pengirim sendiri.10. Curhat"Duh, bagaimana ya?., ane bingung nih, banyak masalah begini ? dan begitu, akh?." Curhat berduaan akan menimbulkan kedekatan, lalu ikatan hati, kemudian dapat menimbulkan permainan hati yang bisa menganggu tribulasi da'wah. Apatah lagi bila yang dicurhatkan tidak ada sangkut pautnya dengan da'wah.11 Yahoo Messenger/Chatting Yang Tidak UrgenYM termasuk fasilitas. Tidaklah berdosa bila ingin menyampaikan hal-hal penting di sini. Namun menjadi bermasalah bila topik pembicaraan melebar kemana-mana dan tidak fokus pada da'wah karena khalwat virtual bisa saja terjadi.12. Bercanda ikhwan-akhwat"Biasa aza lagi, ukhtiii? hehehehe," ujar seorang ikhwan sambil tertawa. Bahkan mungkin karena terlalu banyak syetan di sekeliling, sang akhwat hampir saja mencubit lengan sang ikhwan.Dalil untuk nomor 1-5:a. Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka jangan sekali-kali dia bersendirian dengan seorang perempuan yang tidak bersama mahramnya, karena yang ketiganya ialah syaitan." (HR.Ahmad)b. Allah SWT berfirman, "Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman,'Hendaknya mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya??"(QS.24: 30)c. Allah SWT berfirman, "Katakanlah kepada wanita yang beriman,'Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya??" (QS.24: 31)d. Rasulullah SAW bersabda, "Pandangan mata adalah salah satu dari panah-panah iblis, barangsiapa menundukkannya karena Allah, maka akan dirasakan manisnya iman dalam hatinya."e. Rasulullah saw. Bersabda, "Wahai Ali, janganlah engkau ikuti pandangan yang satu dengan pandangan yang lain. Engkau hanya boleh melakukan pandangan yang pertama, sedang pandangan yang kedua adalah resiko bagimu." (HR Ahmad)Dalil untuk nomor 6-12:"... Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit di dalam hatinya..." (Al Ahzab: 32)PenutupDi dalam Islam, pergaulan laki-laki dan perempuan sangatlah dijaga.Kewajiban berjillbab, menundukkan pandangan, tidak khalwat (berduaan), tidak ikhtilath (bercampur baur), tidak tunduk dalam berbicara (mendayu-dayu) dan dorongan Islam untuk segera menikah, itu semua adalah penjagaan tatanan kehidupan sosial muslim agar terjaga kehormatan dan kemuliaannya.Kehormatan seorang muslim sangatlah dipelihara di dalam Islam, sampai-sampai untuk mendekati zinanya saja sudah dilarang. "Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk."(QS. Al Isra:32).Pelanggaran di atas dapat dikategorikan kepada hal-hal yang mendekati zina karena jika dibiarkan, bukan tidak mungkin akan mengarah pada zina yang sesungguhnya, na'udzubillah.Maka, bersama-sama kita saling menjaga pergaulan ikhwan-akhwat. Wahai akhwat?., jagalah para ikhwan.Dan wahai ikhwan?., jagalah para akhwat. Jagalah agar tidak terjerumus ke dalam kategori mendekati zina."Ya Rabbi?, istiqomahkanlah kami di jalan-Mu. Jangan sampai kami tergelincir ataupun terkena debu-debu yang dapat mengotori perjuangan kami di jalan-Mu, yang jika saja Engkau tak tampakkan kesalahan-kesalahan itu pada kami sekarang, niscaya kami tak menyadari kesalahan itu selamanya.Ampunilah kami ya Allah…. Tolonglah kami membersihkannya hingga dapat bercahaya kembali cermin hati kami. Kabulkanlah ya Allah…. "